Buleleng Gencarkan Literasi Digital Cegah Ancaman Judi Online

pencegahan judi online

Literasi Digital Jadi Upaya Tangkal Judi Online di Buleleng

Pemerintah Kabupaten Buleleng memperkuat upaya pencegahan terhadap praktik judi online dan pinjaman ilegal yang kian merebak. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan literasi digital yang menyasar berbagai lapisan masyarakat.

Kegiatan bertema “Waspada Judol dan Pinjol di Media Sosial” digelar pada Selasa, 25 Maret 2025, bertempat di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng. Acara ini terselenggara atas kolaborasi Dinas Kominfosanti Buleleng dengan Dinas Kominfo Provinsi Bali, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bali, dan Relawan TIK.

Kepala Dinas Kominfosanti Buleleng, Ketut Suwarmawan, membuka kegiatan secara resmi dan menekankan pentingnya literasi digital di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Dampak Finansial dan Psikologis Masyarakat

Suwarmawan menjelaskan bahwa akses internet yang luas melalui perangkat pintar menghadirkan risiko besar, termasuk penyalahgunaan untuk aktivitas judi online. Menurutnya, kemudahan mengakses platform ilegal justru membuat masyarakat, terutama anak muda, rentan terhadap jeratan permainan digital yang bersifat manipulatif.

Ia menyebutkan bahwa praktik ini tidak hanya menyebabkan kerugian finansial, tetapi juga berdampak pada kesehatan mental seperti stres dan depresi. Banyak kasus menunjukkan pemain kehilangan uang dalam jumlah besar akibat sistem permainan yang tidak transparan.

judi online

Kemudahan Akses Picu Risiko Penyalahgunaan

Fenomena judi online menjadi perhatian karena kemampuannya menjangkau siapa saja dalam waktu singkat. Hal ini diperburuk dengan maraknya situs ilegal yang tidak memiliki izin resmi dan kerap menyalahgunakan data pribadi pengguna.

Karena itu, Pemkab Buleleng menilai perlu ada peningkatan kesadaran publik melalui pendekatan edukatif yang merata dan berkelanjutan.

Baca Selengkapnya: Artis Terjebak Maut Pinjaman Online

Anak Muda Jadi Sasaran Judi Online dan Pinjaman Ilegal

Relawan TIK Bali yang diwakili oleh I Gede Putu Krisna Juliharta mengingatkan pentingnya etika digital dalam bermedia sosial. Ia menekankan bahwa di era keterbukaan informasi, pengguna harus semakin kritis terhadap tawaran-tawaran mencurigakan yang muncul secara daring.

pinjaman online

Menurutnya, judi online dan pinjaman ilegal kerap menyasar anak muda dengan janji keuntungan cepat, namun justru berujung pada kerugian besar dan tekanan psikologis.

Ia juga menyampaikan bahwa pemahaman terhadap norma digital dan kesadaran akan keamanan data pribadi sangat penting untuk membentuk masyarakat yang melek teknologi secara sehat.

Edukasi Pengelolaan Dana untuk Hadapi Risiko Digital

Dari pihak OJK Bali, Anak Agung Ngurah Surya hadir memberikan pemaparan mengenai pentingnya pengelolaan keuangan pribadi dan keluarga. Ia menyampaikan bahwa pengambilan keputusan finansial harus dilakukan dengan bijak, apalagi di era digital yang penuh godaan penawaran tidak aman.

Peserta diberikan materi tentang strategi menghindari risiko keuangan, mengenal jenis investasi yang aman, hingga cara menanggapi tawaran yang mencurigakan dari platform digital tidak resmi.

Dengan edukasi seperti ini, masyarakat diharapkan mampu menghindari potensi jebakan pinjaman ilegal maupun aktivitas seperti judi online yang bisa merusak stabilitas ekonomi keluarga.

Peran Aktif Masyarakat dalam Menangkal Judi Online

Acara literasi digital ini juga diikuti oleh pengelola situs web perangkat daerah, pelaku UMKM, hingga anggota komunitas informasi masyarakat (KIM) se-Kabupaten Buleleng. Diskusi berlangsung interaktif dengan moderator Ida Bagus Ketut Agung Ludra yang dikenal sebagai pegiat literasi digital di Bali.

Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, serta relawan digital menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran bersama untuk menciptakan ruang digital yang aman dan sehat.

Langkah preventif melalui literasi digital yang dilakukan Pemkab Buleleng menjadi wujud nyata dalam menjaga masyarakat dari risiko penyalahgunaan teknologi. Edukasi tentang bahaya judi online dan pinjaman ilegal perlu terus diperluas agar masyarakat dapat membentuk kebiasaan digital yang bijak dan aman dalam jangka panjang.

Dukung Jurnalisme Berkualitas! 8kbet.id