Pecandu Judi Online Terjerat Utang dan Kehancuran Hidup

judi online

Pecandu Judi Online Terjebak dalam Lingkaran Utang

Judi online telah menjadi fenomena yang menghantui masyarakat Indonesia, terutama di kalangan ekonomi menengah ke bawah. Oni (28), karyawan swasta di Jakarta Utara, adalah salah satu pecandu judi online yang hidupnya berubah drastis setelah menang besar di permainan slot mahjong dengan modal awal Rp50.000. Kemenangan sebesar Rp15 juta menjadi awal keterpurukannya.

Judi Online dan Ketergantungan pada Pinjaman

Setelah kemenangan tersebut, Oni mulai meningkatkan deposit hingga jutaan rupiah. Ketika gaji tidak mencukupi, ia beralih ke pinjaman online. Utangnya mencapai Rp120 juta. Ia bahkan harus menjual motor dan koleksi pribadi demi melunasi cicilan dan tetap berjudi. Pola menang-kalah ini terus berulang dan menggerus kondisi finansialnya.

pecandu judi online

Pengaruh Lingkungan terhadap Pecandu Judi Online

Damar (20), mahasiswa di Mataram, juga menjadi pecandu judi online karena terpengaruh teman tongkrongannya. Modal dari kiriman kakaknya digunakan untuk bermain. Meski pernah menang, rasa bersalah tetap membayangi saat mengalami kekalahan. Ia mencoba berhenti dengan membatasi akses ke rekening digital.

Baca Selengkapnya: Aliansi Judi Pasti Rugi Gabungan Institusi

Komunitas Hijrah: Harapan bagi Pecandu Judi Online

Grup WhatsApp “Hijrah Community” dibentuk sebagai ruang saling dukung bagi mantan pecandu judi online. Andang (40), admin grup ini, kini berjuang melunasi utang Rp180 juta dan memperbaiki hubungannya dengan keluarga. Ia menjalani masa pemulihan di pondok pesantren di Jombang.

Kerugian Akibat Judi Online dan Dampaknya

Andang pernah mendapatkan Rp140 juta dalam 20 menit, namun berujung menjual dua mobil dan menggadaikan sertifikat rumah demi berjudi. Kini ia hidup terpisah dari keluarga. Ia menyadari bahwa candu judi tidak mengenal batas dan mampu menghancurkan kehidupan pribadi.

Efek Psikologis terhadap Pecandu Judi Online

Psikolog Aransha Karnilla dari Universitas Muhammadiyah Malang menjelaskan, permainan judi online dirancang menyerupai gim digital yang merangsang produksi hormon dopamin di otak. Efek visual dan audio yang intens membuat pemain merasa senang dan terus bermain.

Baca Selengkapnya: Jaringan Judi Online Modus Pemberantasan

https://www.youtube.com/watch?v=KcSYVjudhio&pp=ygUSYmFoYXlhIGp1ZGkgb25saW5l

Kecanduan Judi Online dan Upaya Rehabilitasi

Kecanduan judi online telah menjadi masalah kesehatan mental global. Banyak negara mendorong rehabilitasi dan pembentukan support group bagi para pecandu. Di Indonesia, inisiatif komunitas seperti Hijrah Community menjadi contoh upaya pemulihan yang bisa ditiru.

Dukung Jurnalisme Berkualitas! 8kbet.id